Archive for November, 2009

Weekend in Jakarta city 7 November 2009

Posted in Uncategorized with tags on November 12, 2009 by insanfm

Weekend in Jakarta city

Pagi itu Sabtu 7 November 2009 saya, istri dan anak saya mendapat undangan Aqiqoh Raditya yang merupakan putra ke-2 dari Jo&Ak yang berdomisili di perumahan Asia Bojong gede Bogor Jawa barat. Pagi itu persiapan saya dan keluarga dimulai pukul 06.00 wib, dimana aktifitas pagi itu diawali dengan memandikan Rasha yang merupakan putra pertamaku. Dilanjutkan dengan bersih-bersih ruangan kontrakan sementara aku mengendong Rasha putraku yang sudah menginjak umur 9 bulan dari 4 February 2009. Selesai membereskan ruangan dilanjutkan dengan memasak. Pekerjaanpun beralih ke aku setelah istriku selesai memasak. Kini giliran istriku yang menimang Rasha, sementara aku mencuci pakaian.

Rasha yang sudah berumur 9 bulan ternyata sudah mampu menghafal satu persatu jenis benda, sementara ocehan mulai tidak karuhan. Hal inilah yang membuat saya dan istri harus berbagi pekerjaan, walau terkadang aku sedikit malas. Rasha sudah bisa menghafal mana kepalannya..? Sebelumnya juga untuk turun dari tempat tidur setinggi 30cm Rasha susag, namun setelah diajari bahwa turun dengan kaki dahulu kini Rashapun tahu turun dengan kaki terlebih dahulu. Dan yang paling mengemaskan Rasha tidak pernah tidak untuk mendekati dispenser. Untuk menghindari air panas maka saya harus menjauhkan, untuk itu Rasha boleh bermain-main dengan kran dispenser saat air sudah digin pada bagian Hot watter. Kini Rasha belajar menangkap ikan dalam toples, namun sayangnya belum tertangkap. Namun Rasha rovian azra terus belajar menangkap ikan yang berwarna orange itu.

Persiapanpun akhirnya selesai secara keseluruhan pukul 09.30 dan kemudian saya dan keluarga berangkat menuju terminal Depok dengan menaiki Deborah Ac dengan tarif Rp 6.000,- dari kawasan Pondok indah Jakarta selatan. Bus ini akan masuk di pintu tol Tb Simatupang dan akan keluar di kawasan Pasar Minggu. Satu jam perjalanan akhirnya sampai di terminal Depok yang bersebelahan dengan Stasiun Depok baru. Perjalanan saya lanjutkan dengan kereta api Ac ekonomi dengan tarif Rp 5.500,- / orang dengan tujuan saat itu di Stasiun Bojong gede. Dari stasiun Depok baru saya harus menghitung tiga kali pemberhentian agar tidak salah turun. Ketiga stasiun itu adalah Depok lama, Citayam dan berakhir di Bojong gede. Cukup menghabiskan waktu sekitar 20 menit, akhirnya pukul 11.30 saya sekeluarga sampai di rumah mas Joko.

Acara Aqiqoh yang dimulai pukul 13.00 dengan dihadiri para ibu-ibu sekitar perumahan berlangsung hingga pukul 14.45 wib. Selanjutnya sayapun pulang menaiki kereta ekonomi menuju Depok baru dengan tarif Rp 1500,- , karena kereta ac ekonomi akan datang pukul 16.00. Sesampainya terminal Depok sayapun menaiki bus ac jurusan Xderes. Sambil menunggu keberangkatan, sayapun sempat melihat aktifitas pembersih terminal Depok. Sehingga terminal nampak bersih tidak terkesan kumuh dan terawat seperti beberapa terminal yang saya singahi. Banyaknya angkot di terminal Depok dan tidak ada pembagian jalur antara angkot dan bus / kopaja untuk keluar dari terminal Depok membuat perjalanan jadi tersendat cukup lama. Sehingga perlu waktu 2 jam sampai di kontrakan.

Hari sabtu ini menjadi hari yang cukup lelah, sesampainya dikontrakan sayapun harus ke kantor. Hari minggunya sayapun menuju kawasan Jatiasih Bekasi Jawa barat untuk sebuah urusan demi masa depan. Semoga banyak hikmah dari setiap pengalaman yang kita lakukan hari ini esok dan seterusnya, amien.

http://youtube.com/insanfm

insanfm@yahoo.com
Thank’s to Alloh SWT

Hari ini begitu panas *2 November 2009

Posted in Uncategorized with tags on November 3, 2009 by insanfm

Hari ini begitu panas *2 November 2009

Cuaca panas, mentari bersinar dengan teriknya disertai awan kecil putih menyelimmuti langit Jakarta siang itu *2 November 2009 pukul 13.00 wib. Siang itu angin berhembus cukup kencang membawa debu-debu, plastik, bekas koran dan aneka sampah lainnya. Debu-debu ini terbang bahkan masuk ke dalam rumah melalui celah-celah kecil. Debu-debu ini berasal dari tanah yang kering akibat tidak terjadinya hujan pada minggu-minggu ini di Jakarta. Bila kita tidak waspada, mungkin saja debu-debu ini membawa sumber penyakit yang akan menganggu kesehatan tubuh kita. Dalam situasi cuaca seperti ini, marilah kita menjaga kebersihan lingkungan tempat tinggal kita.

Cuaca panas seakan menjadi sesuatu hal yang lumrah terjadi dan biasa saja bahkan perlu terjadi seperti semakin memanasnya suhu berita di berbagai media akhir-akhir ini tentang semut, cicak, ayam bahkan buaya hingga gajahpun meramaikan hiruk pikuk berita media. Pohon dan area hijau yang semakin terbatas di kota Jakarta tidak menyurtkan pembangunan gedung-gedung bertingkat. Seakan mereka berlomba-lomba membangun dan beradu pencakar langit mana yang lebih tinggi yang mereka banggakan. Padahal itu semua memakan habis sumber-sumber oksigen yang dibutuhkan makhluk hidup untuk bernafas.

Panasnya bumi, panasnya berbagai aspek kehidupan di negeri ini. Seperti kisah seorang penjual tahu gejrot di bawah ini :
“Lelaki setengah baya itu mengangkat barang dagangannya berupa tahu gejrot untuk dibawa keliling menyusuri gang-gang sempit kota Jakarta. Setibanya di lampu merah untuk menyeberang, baru 6 langkah lelaki setengah baya ini harus berhenti sejenak di tengah jalan karena motor-motor yang belok kiri masih tetap jalan terus tidak memberi kesempatan kepada pejalan kaki untuk menyeberang, padahal di sampingnya ada banyak motor dan mobil menunggu lampu hijau. Suara klakson motor dan mobil semakin membawa hawa panas bumi ini dan hati penjual tahu gejrot ini. Sudah sangat berat mengangkat barang dagangannya , masih juga harus bergelut dengan asap-asap knalpot kendaraan bermotor yang melaju di jalananan ibu kota siang itu” Semoga lancar dan barokah ya pak barang dagangannya, amien. Seru hatiku.

Ini hanya sebuah tulisan yang saya sambung-sambung dari sebuah kejadian yang saya lihat dan saya alami. Jika tidak berkenan dan banyak kesalahan kiranya kritik dan saran sangat saya harapkan. (insanfm@yahoo.com)