Kangen wawancara sebagai citizen jurnalism
Kangen wawancara sebagai citizen jurnalism
Ya selama setahun aku belajar dan menambah koleksiku sebagai citizen jurnalism di sebuah tv online di Jakarta. Pertamanya aku upload video karyaku di sebuah media share di internet. Saat itu juga ada seorang admin yang mengelola situs tersebut. Tiba-tiba emai tawaran kerja sama secara freelance pun mampir di inbokku. Saat itu juga aku balas email dan ke esok harinya pagi-pagi sekitar pukul 09.00 akupun mendatangi pengelola situs tv news on demand. Akhirnya di sinilah pengalaman jurnalistikku disalurkan lewat sentuhan sebuah handycam miniDV ku. Aku mulai belajar berkomunikasi dengan orang lain untuk memperoleh sebuah berita yang lengkap dan akurat.
Aku ingat saat wawancara dengan Paskah suseta, saat itu aku harus mengikuti dirinya yang sambil berjalan dengan dikerubutin wartawan lainnya dan ruangan yang sempit. miniDV ku harus sebisa mungkin membidik wajahnya dengan baik walau sambil berjalan. Kemudian dengan Amien rais, saat itu sehabis diskusi tentang Sumber daya alam Indonesia. Pak Amien ini dalam wawancara meladeni wartawan dengan baik tanpa harus jalan-jalan kalau memang tidak terburu-buru meninggalkan tempat acara. Kemudian Bactiar chamsah saat menjelang bulan puasa 1428 H di bundaran HI dan juga bertemu tokoj-tokoh lainnya saat diskusi interaktif Polemik Trijaya fm di Warung daun Jakarta selatan. Aku merindukan itu semua, karena sudah sejak Maret 2009 hingga saat ini aku vakum mencari news.
Sebenarnya hati ini enak sekali bisa berbagi berita tulisan, foto maupun video baik broadcasting maupun online. Tapi terkadang mood dalam mengirim itu timbul tengelam dan saatnya ditata kembali agar aktif lagi berbagi kebenaran yang positif. Karena setiap warga berhak mendapatkan kabar untuk konsumsi publik yang menyangkut hajat hidup orang banyak. Aku rindu sekali itu yang pernah aku lakukan beberapa waktu yang lalu. Kedaulatan rakyat 1995, Tabloid MQ 2003, Republika 2007, Metro tv 2008, Kompas tv 2008, Detik foto 2009, CNN 2009 dan beberapa media lainya yang pernah aku sambangi sebagai sarana untuk menyampaikan pendapat ide dan gagasan dalam pikiran ini yang positif untuk masyarakat umum. Dengan share ke CNNI setidaknya aku bisa berbagi kepada dunia tentang Indonesia dan melatih bahasa ingrisku yang masih bletotan tidak karuan. PENGALAMAN ADALAH GURU YANG TERBAIK YANG HARUS KITA RENUNGKAN UNTUK MELANGKAH MENITI MASA DEPAN. Terima kasih Alloh atas nafas dan fikiran yang telah engkau berikan kepadaku. Buat istri dan babyku, sabar ya semoga Alloh lekas memberi jawaban kepada kehidupan kita. Thank’s my father, mother, brother, sister and family. Good luck and get fun now and forever, amien.