Renungan pagi ini *4 February 2010

Posted in Uncategorized with tags , on February 4, 2010 by insanfm

[3:193] Ya Tuhan kami, sesungguhnya kami mendengar (seruan) yang menyeru kepada iman, (yaitu): “Berimanlah kamu kepada Tuhanmu”, maka kamipun beriman. Ya Tuhan kami, ampunilah bagi kami dosa-dosa kami dan hapuskanlah dari kami kesalahan-kesalahan kami, dan wafatkanlah kami beserta orang-orang yang banyak berbakti.

“Hendaknya kita mengukur ilmu bukan dari tumpukan buku yang kita habiskan. Bukan dari tumpukan naskah yang kita hasilkan. Bukan juga dari penatnya mulut dalam diskusi tak putus yang kita jalani. Tapi…dari amal yang keluar dari setiap desah nafas kita”.(Ibnul Qoyyim Al-Jauziyyah).

Jadikan setiap ayunan langkah kita dalam bekerja sebagai zikir kita kepada Allah SWT. Kita jadikan setiap gerakan tangan kita dalam bekerja sebagai tasbih kita kepadaNya. Kita jadikan setiap ucapan dan pikiran dalam bekerja sebagai sujud dan syukur kita kepada Rabbul Izzati….

Renungan pagi !

Posted in Uncategorized with tags on January 19, 2010 by insanfm

“Tidaklah rasa lelah, sakit, kegelisahan, kesedihan, gangguan dan duka yang menimpa seorang muslim sampai-sampai duri yang menusuknya kecuali Allah menghapuskan dosanya karena hal-hal tesebut.” (HR. Bukhori dan Muslim)

“Akar dari kesalahan itu ada tiga. Pertama, kesombongan. Itulah yang menyebabkan iblis mengalami apa yang ia alami. Kedua, keserakahan, dan itulah yang mengeluarkan Adam dari Surga. Ketiga, kedengkian, dan itulah yang menjadikan salah satu anak Adam membunuh saudaranya. Maka barangsiapa berlindung dari keburukan tiga akar kesalahan itu, sesungguhnya ia telah melindungi dirinya dengan sebenar-benarnya. Karena kekafiran itu bersumber dari kesombongan. Karena kemaksiatan itu sumbernya keserakahan. Sedang kezhaliman itu sumbernya kedengkian.” (Ibnu Qoyyim)

Dari Abu Hurairah, Rasulullah s.a.w. bersabda:”Kalian bila tidur, maka syetan membuat 3 ikatan di kepala kalian yang membuat tidur kalian nyenyak, kalau kalian bangun dan berdzikir kepada Allah maka lepaslah satu ikatan, kalau wudlu maka lepaslah ikatan kedua dan ketika sholat maka lepaslah ikatan ketiga, maka kalian akan bangun pagi dengan giat dan hati yang bersih, kalau tidak maka kalian akan bangun malas dengan hati yang keruh” (H. R. Muslim) ==== “Malaikat Jibril datang kepada Nabi Saw, lalu berkata, “Hai Muhammad, hiduplah sesukamu namun engkau pasti mati. Berbuatlah sesukamu namun engkau pasti akan diganjar, dan cintailah siapa yang engkau sukai namun pasti engkau akan berpisah dengannya. Ketahuilah, kemuliaan seorang mukmin tergantung shalat malamnya dan kehormatannya tergantung dari ketidakbutuhannya kepada orang lain.” (HR. Ath-Thabrani)

“Minta tolonglah kepada Allah dan janganlah menjadi lemah. Jika engkau ditimpa sesuatu maka janganlah mengatakan: ‘Seandainya aku mengerjakan begini maka akan menjadi begitu!’. Tetapi katakanlah: ‘itu semua adalah takdir Allah, apa yang dikehendaki-Nya dikerjakan-Nya’. Sebab kalimat ‘Seandainya…’itu akan membuka pintu buat setan”.(Al-Hadits)

Dapatkan harga promo domain (.COM/.NET/.ORG) hanya Rp. 90.000 === *Untuk pemesanan 1 tahun atau lebih anda akan mendapatkan Gratis Nama Domain .com / .net / .org / .web.id selama berlangganan === Paket terbaru dari Rumah Hosting yaitu Paket Suuuuperrrrrr, menawarkan terobosan terbaru dalam industri Web Hosting Murah Indonesia dengan menyediakan kapasitas besar tetapi harga Suuuuperrrrrr murah. Anda bisa memilih paket web hosting murah sesuai dengan kebutuhan dan lokasi server yang ada (Indonesia atau Amerika)

Libur tahun baru 2010 “Ramai”

Posted in Uncategorized with tags on January 3, 2010 by insanfm

Tahun baru 2010 yang jatuh pada hari Jumat 1 January 2010 atau bertepatan dengan 15 Muharam 1431 H menjadi hari libur yang cukup lama yaitu Jumat, Sabtu dan Ahad. Hal ini tentunya tidak disia-siakan begitu saja bagi masyarakat. Seperti yang terpantau di kawasan Pantai Pasir Putih Lampung selatan.

Sabtu, 2 January 2010 / 16 Muharam 1431 H saya dan keluarga menyempatkan diri untuk menjenguk saudara dan sekaligus refreshing sejenak di kawasan Pantai Pasir putih Lampung selatan. Perjalanan saya awali dari kawasan sekitar bandara Raden inten II Lampung selatan. Kemudian naik angkot menuju terminal Rajabasa atau Bunderan dengan Rp 4000,-. Jika anda naik bus AC dari terminal Rajabasa menuju Pasir putih maka anda akan dikenakan tarif Rajabasa-Bakauheni sebesar Rp 22.000,- jikalau naik yang ekonomi anda bisa menawar hingga Rp 10.000,-. Alternative dari Bundaran Lampung anda naik bus mini semacam kopaja berwarna coklat jurusan Panjang dengan tarif Rp 5000,- . Sampai di Panjang anda menaiki angkot menuju Pasir putih dengan tarif Rp 3000,-. Jika lancar dan tidak ngetem cukup membutuhkan waktu 20 menit.

Saat itu kawasan Pantai Pasir putih cukup ramai, banyak kendaraan pribadi yang parkir mulai dari plat A , B , BH , BE , BG , BD dan lainnya memenuhi area parkir Pantai Pasir putih. Pedagangpun ikut meramaikan kawasan Pantai Pasir putih. Untuk tolet anda dikenakan tarif Rp 2000-5000 sementara untuk wudhu di mushola dikenakan tarif Rp 1000. Air mineral besar bisa mencapai Rp 10.000 dan teh botol Rp 7500 rupiah.

Lumayan mahal bukan ? Menurup pandangan saya mungkin karena area Pantai ini jauh dari toko-toko besar dan sulitnya mendapatkan air bersih, tutur seorang warga.

Kondisi Pantai menurut saya saat ini cenderung kotor pada bagian utara. Nampak timbunan pasir putih menjadikan tidak alami lagi pantai ini. Pada sisi selatan masih cukup bersih airnya.

Dan ada satu lagi yang menjadi daya tarik pengunjung pantai adalah Pulau condong. Pulau Condong ini bentuknya seperti bola setengah lingkaran. Tersedia kapal-kapal motor yang bersandar di area pantai Pasir putih. Dengan tarif Rp 50.000 untuk PP anda bisa melihat ke elokan Pulau ini. Terdapat taman laut di sekeliling pulau dengan air yang sangat jernih.

Visit Indonesia 2010 , berantas Korupsi Kolusi Nepotisme , sepenuhnya untuk kesejahteraan rakyat.

http://wisata.kompasiana.com

Weekend in Jakarta city 7 November 2009

Posted in Uncategorized with tags on November 12, 2009 by insanfm

Weekend in Jakarta city

Pagi itu Sabtu 7 November 2009 saya, istri dan anak saya mendapat undangan Aqiqoh Raditya yang merupakan putra ke-2 dari Jo&Ak yang berdomisili di perumahan Asia Bojong gede Bogor Jawa barat. Pagi itu persiapan saya dan keluarga dimulai pukul 06.00 wib, dimana aktifitas pagi itu diawali dengan memandikan Rasha yang merupakan putra pertamaku. Dilanjutkan dengan bersih-bersih ruangan kontrakan sementara aku mengendong Rasha putraku yang sudah menginjak umur 9 bulan dari 4 February 2009. Selesai membereskan ruangan dilanjutkan dengan memasak. Pekerjaanpun beralih ke aku setelah istriku selesai memasak. Kini giliran istriku yang menimang Rasha, sementara aku mencuci pakaian.

Rasha yang sudah berumur 9 bulan ternyata sudah mampu menghafal satu persatu jenis benda, sementara ocehan mulai tidak karuhan. Hal inilah yang membuat saya dan istri harus berbagi pekerjaan, walau terkadang aku sedikit malas. Rasha sudah bisa menghafal mana kepalannya..? Sebelumnya juga untuk turun dari tempat tidur setinggi 30cm Rasha susag, namun setelah diajari bahwa turun dengan kaki dahulu kini Rashapun tahu turun dengan kaki terlebih dahulu. Dan yang paling mengemaskan Rasha tidak pernah tidak untuk mendekati dispenser. Untuk menghindari air panas maka saya harus menjauhkan, untuk itu Rasha boleh bermain-main dengan kran dispenser saat air sudah digin pada bagian Hot watter. Kini Rasha belajar menangkap ikan dalam toples, namun sayangnya belum tertangkap. Namun Rasha rovian azra terus belajar menangkap ikan yang berwarna orange itu.

Persiapanpun akhirnya selesai secara keseluruhan pukul 09.30 dan kemudian saya dan keluarga berangkat menuju terminal Depok dengan menaiki Deborah Ac dengan tarif Rp 6.000,- dari kawasan Pondok indah Jakarta selatan. Bus ini akan masuk di pintu tol Tb Simatupang dan akan keluar di kawasan Pasar Minggu. Satu jam perjalanan akhirnya sampai di terminal Depok yang bersebelahan dengan Stasiun Depok baru. Perjalanan saya lanjutkan dengan kereta api Ac ekonomi dengan tarif Rp 5.500,- / orang dengan tujuan saat itu di Stasiun Bojong gede. Dari stasiun Depok baru saya harus menghitung tiga kali pemberhentian agar tidak salah turun. Ketiga stasiun itu adalah Depok lama, Citayam dan berakhir di Bojong gede. Cukup menghabiskan waktu sekitar 20 menit, akhirnya pukul 11.30 saya sekeluarga sampai di rumah mas Joko.

Acara Aqiqoh yang dimulai pukul 13.00 dengan dihadiri para ibu-ibu sekitar perumahan berlangsung hingga pukul 14.45 wib. Selanjutnya sayapun pulang menaiki kereta ekonomi menuju Depok baru dengan tarif Rp 1500,- , karena kereta ac ekonomi akan datang pukul 16.00. Sesampainya terminal Depok sayapun menaiki bus ac jurusan Xderes. Sambil menunggu keberangkatan, sayapun sempat melihat aktifitas pembersih terminal Depok. Sehingga terminal nampak bersih tidak terkesan kumuh dan terawat seperti beberapa terminal yang saya singahi. Banyaknya angkot di terminal Depok dan tidak ada pembagian jalur antara angkot dan bus / kopaja untuk keluar dari terminal Depok membuat perjalanan jadi tersendat cukup lama. Sehingga perlu waktu 2 jam sampai di kontrakan.

Hari sabtu ini menjadi hari yang cukup lelah, sesampainya dikontrakan sayapun harus ke kantor. Hari minggunya sayapun menuju kawasan Jatiasih Bekasi Jawa barat untuk sebuah urusan demi masa depan. Semoga banyak hikmah dari setiap pengalaman yang kita lakukan hari ini esok dan seterusnya, amien.

http://youtube.com/insanfm

insanfm@yahoo.com
Thank’s to Alloh SWT

Hari ini begitu panas *2 November 2009

Posted in Uncategorized with tags on November 3, 2009 by insanfm

Hari ini begitu panas *2 November 2009

Cuaca panas, mentari bersinar dengan teriknya disertai awan kecil putih menyelimmuti langit Jakarta siang itu *2 November 2009 pukul 13.00 wib. Siang itu angin berhembus cukup kencang membawa debu-debu, plastik, bekas koran dan aneka sampah lainnya. Debu-debu ini terbang bahkan masuk ke dalam rumah melalui celah-celah kecil. Debu-debu ini berasal dari tanah yang kering akibat tidak terjadinya hujan pada minggu-minggu ini di Jakarta. Bila kita tidak waspada, mungkin saja debu-debu ini membawa sumber penyakit yang akan menganggu kesehatan tubuh kita. Dalam situasi cuaca seperti ini, marilah kita menjaga kebersihan lingkungan tempat tinggal kita.

Cuaca panas seakan menjadi sesuatu hal yang lumrah terjadi dan biasa saja bahkan perlu terjadi seperti semakin memanasnya suhu berita di berbagai media akhir-akhir ini tentang semut, cicak, ayam bahkan buaya hingga gajahpun meramaikan hiruk pikuk berita media. Pohon dan area hijau yang semakin terbatas di kota Jakarta tidak menyurtkan pembangunan gedung-gedung bertingkat. Seakan mereka berlomba-lomba membangun dan beradu pencakar langit mana yang lebih tinggi yang mereka banggakan. Padahal itu semua memakan habis sumber-sumber oksigen yang dibutuhkan makhluk hidup untuk bernafas.

Panasnya bumi, panasnya berbagai aspek kehidupan di negeri ini. Seperti kisah seorang penjual tahu gejrot di bawah ini :
“Lelaki setengah baya itu mengangkat barang dagangannya berupa tahu gejrot untuk dibawa keliling menyusuri gang-gang sempit kota Jakarta. Setibanya di lampu merah untuk menyeberang, baru 6 langkah lelaki setengah baya ini harus berhenti sejenak di tengah jalan karena motor-motor yang belok kiri masih tetap jalan terus tidak memberi kesempatan kepada pejalan kaki untuk menyeberang, padahal di sampingnya ada banyak motor dan mobil menunggu lampu hijau. Suara klakson motor dan mobil semakin membawa hawa panas bumi ini dan hati penjual tahu gejrot ini. Sudah sangat berat mengangkat barang dagangannya , masih juga harus bergelut dengan asap-asap knalpot kendaraan bermotor yang melaju di jalananan ibu kota siang itu” Semoga lancar dan barokah ya pak barang dagangannya, amien. Seru hatiku.

Ini hanya sebuah tulisan yang saya sambung-sambung dari sebuah kejadian yang saya lihat dan saya alami. Jika tidak berkenan dan banyak kesalahan kiranya kritik dan saran sangat saya harapkan. (insanfm@yahoo.com)

Apalah jadinya jika kita tidak kembali lagi ke dunia

Posted in Uncategorized with tags on October 28, 2009 by insanfm

Apalah jadinya jika kita tidak kembali lagi ke dunia…?

Binggung…
Penuh perjuangan untuk bangun,
Melawan yang melawan kita,
Dibenci oleh yang kita cintai,
Terjebak dalam gempa yang dahsyat,
Sementara yang di bumi sedang asyik main bola di sawah,
Aku berusaha menyeberangi lautan yang luas penuh tantangan,
Akhirnya kembalilah aku ke dunia,
Berwudhu dan sholat sebagai rasa syukurku,
Alhamdulillah…!

Dunia itu memang mengindahkan,
Mengindahkan dan mempesona yang penuh dengan FATAMORGANA dan kepalsuan,
Kepalsuan jika kita hanya terpaku pada kenikmatan dunia,
Sebuah kenikmatan yang sungguh-sungguh sementara,
Mungkinkah kita terlena dengan semuanya…?
Mungkin , jika mereka sibuk dengan duniawi dan lupa bersujud kala waktunya tiba,
Maaf kan kami ya Alloh subhanahuwata ‘ala,
Jika selama ini peringatan-Mu hanya angin lalu bagiku.

Gempa itu datang lagi dalam mimpiku hari ini,
Aku mengingat-Mu dengan bertasbih,
Aku ingat kameraku untuk segera mengambilnya, namun ternyata jauh dari bumi.
Akupun hanya berpasrah pada-Mu,
Terima kasih ya Alloh subhanahuwata ‘ala , atas peringatan-Mu.

Selanjutnya aku mendobrak untuk bangun,
Ternyata sangat susah…
Banyak halangan dan rintangan untuk bangun…
Akhirnya bangunlah aku….
Berwudhu…
Sholat…
Dan bersujud di iringi doa memohon ampnan-Mu
Terima kasih ya Alloh subhanahuwata ‘ala , atas nikmat nafas yang Engkau berikan padaku sore ini.

Subhanallah…
Alhamdullah…
Laillahail alloh…
Allohuakbar…

Ashadualailahail alloh
Wa ashaduanna muhammada rasull alloh.

Akhid roviyanto – Ridia agusti neli ulfah – Rasha rovian azra

Thank’s to Alloh subhanahuwata ‘ala.

Kisah anak Si Petani desa I

Posted in Uncategorized with tags on October 12, 2009 by insanfm

Kisah anak Si Petani desa

Bapak Ngatana namanya, pria kelahiran 1955 ini lahir dari pasangan Atmiwiryo (alm). Di desa yang hampir sebagian masyarakatnya berprofesi sebagai petani ini bapak Ngatana dibesarkan. Tahun pertemuanya dengan seorang calon istripun tiba saat itu tahun 1977 dan satu tahun kemudianpun disuntingnya sebagai istri pada tahun 1980. Pak Tono masyarakat di desa memangilnya saban hari. Mulanya menjahit dan memelihara sapi digelutinya. Hampir tiap hari pak tono mengayuh sepedanya menuju pusat kota Jogja untuk mengambil bahan jahitannya yang kemudian diselesaikan pekerjaanya di rumah. Dengan mesin jahit manual singer pak Tono berusaha menyelesaikan kewajibannya untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Satu tahun pernikahanpun berjalan dan melahirkan diriku pada tahun 1981 sebagai anak pertamanya dengan ibu Susilah.

Hari demi haripun dijalaninya sebagai kepala keluarga dengan mengerjakan baju, celana pesanan tetangga maupun kerabat. Sementara sapi dititipkannya kepada saudara yang ada di desa lain dan tinggal berbagi hasil setelah sapi itu beranak. Saat aku berumur 4 tahun adik perempuanku lahir. Saat-saat aku beranjak dari balita akupun ikut membantu memasang kancing baju dan berlatih menjahit dengan bapakku. Selain membantu menjahit akupun terkadang membantu simbahku yan sudah almarhum sejak 1999 karena jatuh di sawah. Setelah simbahku meninggal, akhirnya bapakku sebagai penganti pengolah sawah. Sejak 1999 hingga sekarang akhirnya bapakku fokus untuk mengolah sawah peninggalan simbahku, sehingga tidak lagi menjahit.

Saat aku masih kecil hingga SLTP aku selalu aktif membantu di sawah, menyebar benih padi yang merupakan cikal bakal tanaman padi. Setelah berumur sekitar 2 – 3 minggu barulah benih padi yang setinggi sekitar 20 cm kita tanam dan selanjutnya tinggal pemeliharaan. Umur tanaman 1 bulan kemudian kita pupuk dengan pupuk urea. Seminggu kemudian kita menyiangi rumput – rumput yang mulai tumbuh di sekeliling tanaman padi. Tinggi tanaman padi saat umur 1 bulan 2 minggu biasanya sekitar 40 cm. “Menggosrok” adalah salah satu menyiangi rumput dengan menggunakan alat berupa besi berbentuk gerigi. Biasanya aku membantu “menggosrok” pada sore hari sehabis ashar mulai pukul 15.30 wib hingga menjelang maghrib pukul 17.30 wib. Pada hari libur aku membantu di sawah mulai pagi hari hingga pukul 10.00 wib dan biasanya pukul 09.00 wib aku dan bapakku juga simbahku (alm) saat itu dikirim makanan nasi dengan lauk oseng – oseng tempe tahu juga telor goreng. Dan sebagai minuman khasnya adalah air teh tubruk dengan cangkir warna hijau saat itu. Untuk mengairi sawah , biasanya area sawah yang dekat dengan selokan dan lebih tinggi menyalurkan ke area sawah yang jauh dari jalur irigasi. Di sini berlaku sifat irigasi sambung menyambung, bertalian dan gotong royong.

Sejak 2003 akupun pergi meninggalkan kampung halamanku untuk merantau di Jakarta dengan tujuan pertama saat itu adalah sebuah pabrik gantungan pakaian di kawasan KBN Cakung Jakarta utara. Selama 4 bulan di Cakung akhirnya aku harus pindah kerja di sebuah pabrik terpal di daerah Wanaherang Cileungsi Bogor sekitar 1 tahun 7 bulan. Aku bertugas sebagai teknisi elektrik dan listrik di pabrik terpal tersebut (PT Damas plastik). Hari jumat pada bulan Oktober 2004 perpanjangan kontrak sebagai teknisi elektrik dan listrik di PT Damas plastik di tanda tangani. Hari sabtunya saya ditelpon oleh budhe saya bahwa pada hari minggu saya harus ke Ruang GBHN MPR RI untuk breafing dan ternyata dalam breafing tersebut saya sudah bisa bekerja mulai senin besok di kompleks Parlemen Senayan Jakarta sebagai tenaga perbantuan (honorer). Saat itulah aku mulai berkantor pertama kali sebagai staf DPD RI untuk profinsi Bengkulu dan akhirnya pindah ke Bagian Akomodasi dan Angkutan mulai November 2004 hingga sekarang.

Semoga ada hikmah dan berkah dalam kehidupan saya ini. Lindungi dan bimbinglah kami ya Alloh subhanahuwata’ala, amien.

Antara hujan dan Jakarta

Posted in Uncategorized with tags on October 8, 2009 by insanfm

Antara hujan dan Jakarta

Turunnya hujan tentu menjadi berkah bagi sebagian masyarakat kita dimana ada sebagian wilayah yang mengalami kekeringan dan krisis air bersih akibat minimnya curah hujan. Petanipun bergembira menyambut datangnya hujan untuk melangsungkan proses bercocok tanam. Dengan turunnya hujan tentunya menjadi penyejuk bumi ini yang suhu udaranya semakin panas akibat semakin minimnya paru – paru bumi. Area hijau semakin terbatas akibat derasnya pembangunan yang tidak mengindahkan keseimbangan lingkungan.

Musim hujan yang mulai menguyur kota Jakarta menjadi momok tersendiri dan perlu diwaspadai warga Jakarta. Minimnya resapan air, semakin sempit dan dangkalnya sungai – sungai di Jakarta tidak mampu untuk menampung debit air hujan yang menuju Jakarta. Hal ini diperparah dengan tidak disiplinnya warga Jakarta yang membuang sampah di sungai. Tentu semua itu akan mengakibatkan banjir di kota Jakarta, seolah musim hujan tiba maka datang juga bencana banjir di Jakarta. Maka perlunya keseimbangan alam antara manusia dan lingkungan.

Kerakusan dan ketamakan manusia di dunia akan berakibat fatal bagi bumi ini. Seolah harta duniawi adalah satu – satunya pengukur kebahagiaan sehingga manusiapun berlomba – lomba dengan berbagai cara untuk mendapatkannya. Manusia lupa bahwa awalnya bumi ini hanya berisi manusia , pohon, hewan dan makhluk ciptaan penguasa alam ini. Populasi hewan – hewan semakin berkurang dengan dibabat habisnya hutan untuk industri dan lainnya. Manusia tidak berfikir efek negatifnya saat membabat habis hutan, manusia hanya berfikir keuntungan duniawi berupa harta melimpah dan kekuasaan.

Saatnya kota Jakarta sebagai ibu kota Indonesia dan sebagai pusat pemerintahan berbenan diri dengan membatasi pembangunan dan mengatur kembali area hijau sebagai paru – paru kota. Memanfaatkan kembali sungai yang ada di Jakarta sebagai pelindung banjir dengan mengeruk kembali sungai yang dangkal , mendisplinkan warga Jakarta untuk tidak membuang sampah di sungai dan mengurangi pembangunan di pingiran sungai yang akan mempersempit lebar sungai – sungai di Jakarta.

Ini hanya sebuah harapan saya sebagai warga rantau di Jakarta yang melihat Jakarta tidak pernah lepas dari banjir dan kemacetan disaat hujan tiba. Hanya hujan beberapa saat di Jakarta , tetapi dampaknya sangat serius bagi warga dan lingkungan kota Jakarta. Akankah kita akan terus begini tanpa ada solusi nyata untuk menangulangi efek dari hujan yang menguyur kota Jakarta?

Dengan tulisan ini saya bukan sebagai kritikus, saya hanya sebagai warga biasa. Jika ada salah dalam penulisan artikel ini saya mengucapkaan mohon maaf lahir dan batin kepaa semua pihak. (Akhid roviyanto – Jakarta *citizen jurnalism in media)

POTENSI PARIWISATA PULAU CONDONG Lampung selatan

Posted in Uncategorized with tags on September 30, 2009 by insanfm

POTENSI PARIWISATA PULAU CONDONG

Pulau Condong terletak sekitar 5 km arah selatan dari pesisir Pantai Pasir putih Lampung selatan. Dari kejauhan tepatnya di pesisir Pantai Pasir putih Pulau ini nampak berbentuk bulat setengah lingkaran namun agak lonjong. Untuk menuju Pulau Condong ini tersedia kapal-kapal motor yang standby di sekitar pesisir Pantai Pasir putih. Dengan ongkos sekitar 150.000,- s/d 250.000,- anda bisa menyewa kapal-kapal ini untuk menuju Pulau Condong dan sekitarnya.

Di tengah perjalanan anda bisa melihat kerambah yang dipasang para nelayan di tengah laut antara Pulau Condong dan Pantai Pasir putih. Para nelayan ini memasang kerambah untuk memudahkan dalam mencari ikan sebagai mata pencaharian masyarakat di sekitar Pasir putih. Kapal-kapal motor ini beroperasi hingga pukul 17.00 wib. Di sekitar pulau anda bisa melihat taman laut berupa terumbu karang , pulau – pulau kecil yang biasanya dipakai untuk memancing para pengunjung Pulau Condong ini juga air laut yang masih sangat jernih.

Di area Pulau Condong ada beberapa rumah berteduh sementara yang dibuat oleh para pedagang untuk mengelar dagangannya. Selain itu bisa juga digunakan para pengunjung untuk beristirahat sebentar atau disaat hujan tiba. Pada sisi utara pulau pesisir pantainya berupa pasir – pasir putih dengan desiran ombak yang tidak terlalu tinggi dan air yang cukup jernih. Sementara pada sisi bagian barat pesisir pantai berupa batu – batu kecil dengan air yang sangat jernih berkilau dan ditambah sunset disore hari. Terbenamnya matahari di balik pulau sangat menawan karena di antara pesisir pantai bagian utara dan barat terdapat gua yang panjangnya 10 meter dengan lebar 1 meter dan tinggi 2 meter.

Setelah puas menghabiskan waktu di pulau Condong dengan mengabadikan berbagai keindahan alam kamipun harus segera kembali ke kapal sebelum jam 17.30 wib karena kapal – kapal motor ini akan berhenti beroperasi menjelang maghrib tiba. Namun pada saat – saat tertentu beroperasi hingga malam, dan sebagai penerangan biasanya disediakan diesel di pulau yang memang tidak ada penghuninya secara tetap ini.

Banyaknya pulau di Indonesia menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan mancanegara untuk berkunjung dan hal ini harus di publikasikan sebagai sarana menarik wisatawan berkunjung ke Indonesia. Semoga kita bisa menjaga kelestarian alam yang ada untuk anak cucu kita nanti, amien.

PANTAI DEPOK BANTUL JOGJAKARTA

Posted in Uncategorized with tags on September 28, 2009 by insanfm

PANTAI DEPOK BANTUL JOGJAKARTA

Pantai Depok terletak sekitar 22 km selatan kota Jogjakarta yang masuk di Kabupaten Bantul. Perjalanan dari pusat kota dapat ditempuh selama 30 menit melewati jalan Parangtritis. Sebelum anda memasuki pos TPR pantai Parangtritis anda belok ke kanan dengan jalan yang cukup dilalui 2 mobil berpapasan dan kondisi jalan yang relatif sangat bagus untuk kondisi jalan perkampungan. Jalan ini biasanya mengalami kemacetan pada hari sabtu , minggu dan hari-hari libur lainnya. Pos penjagaanpun akan menarik uang retribusi untuk memasuki kawasan Pantai Depok Bantul sebesar Rp.3000,- per orang. Sebelum anda memasuki kawasan pantai , sempatkan diri anda untuk belok ke kiri dimana anda bisa melihat hamparan pasir bagaikan padang pasir. Jalan ini merupakan jalan tembus menuju kawasan pantai Parangtritis.

Pantai Depok Bantul menjadi daya tarik tersendiri setelah sebelumnya masyarakat di luar kota Jogjakarta hanya mengenal pantai Parangtritis. Selain keindahan pantai Depok Bantul anda bisa menikmati angkringan yang menjual ikan-ikan hasil tangkapaan para nelayan pantai Depok. Ikan-ikan segar hasil tangkapaan para nelayan bisa anda nikmati langsung maupun dibawa pulang dalam bentuk masakan maupun ikan segar. Harganyapun cukup variatif tergantung Pantai dengan hamparan pasir yang cukup bersih seakan menambah keindahan pantai Depok Bantul.

Kebersihan pantai Depok Bantul yang selama ini sudah cukup terjaga semoga tetap terjaga sepanjang waktu demi kenyamanan para pengunjung. Posko SAR sebagai tim pertolongan pertama jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan siap membantu memberi rasa aman para pengunjung pantai Depok Bantul. Sementara itu gundukkan pasir yang ada di sepanjang pesisir pantai yang saat 2 tahun yang lalu masih cukup banyak ternyata saat ini (8 Agustus 2009) saat terakhir saya mengunjungi gundukkan pasir sudah tidak terlihat lagi. Saat liburan tiba pantai ini menjadi alternative kunjungan para wisatawan domestic setelah pantai Parangtritis. Area parkirpun penuh dengan kendaraan maupun mobil. Tarif parkir per mobil sebesar Rp 3000,- dan kendaraan bermotor Rp 1000,-.

Semakin banyaknya pengunjung tentunya menjadi hal yang sangat positif bagi warga sekitar dan Provinsi DIY sebagai sarana pendapatan daerah dari sektor pariwisata. Tentunya kita sebagai warga ikut berperan aktif dalam menpromosikan potensi pariwisata di daerah kita masing-masing dengan cara apapun termasuk disiplin memelihara kebersihan area tempat pariwisata. Saya sendiri ikut mempromosikan Pantai Depok Bantul, Pulau Condong Lampung selatan dengan membuat videi news ke I-report CNNI, Kompas tv dan beberapa media penerima citizen jurnalism. Tentunya hal ini sangat positif bagi bangsa Indonesia agar masyarakat dunia bisa mengenal lebih jauh tentang Indonesia yang kaya akan ke aneka ragaman hayati dan lain sebagainya.

My report news in http://ireport.com/people/INSANMedia , http://insantv.blogspot.com dan http://insanfm.co.cc